Bola voli, bola basket, bola tangan, sepak bola, dan olahraga lainnya: pakai HP di tripod sebagai kamera pertandingan, tampilkan skor dan logo klubmu di layar, lalu kirim pertandingannya ke YouTube, Facebook, dan platform lain sekaligus. SplitCam adalah software gratis yang menjalankan semuanya dari satu laptop — untuk pertandingan klub, sekolah, dan tim junior, turnamen, atau sekadar pertandingan anakmu sendiri.
Ini posisi awal yang umum untuk satu kamera, dengan kamera kedua sebagai tambahan opsional. Ketinggian dan posisi sangat berpengaruh. Pakai tripod, jangan zoom saat permainan berlangsung, dan pastikan matahari serta jendela yang terang berada di belakang kamera, bukan di depannya. Kamera kedua yang diletakkan jauh dari laptop harus mengirim gambarnya lewat jaringan, misalnya sebagai kamera IP. Minta izin pengelola tempat sebelum memasang kamera apa pun.




Papan skor dan label LIVE ditambahkan ke foto untuk menunjukkan seperti apa tampilan sebuah stream. Di SplitCam kamu mengetik skor sendiri, dan sumber Replay hanya tersedia di Windows. Foto: Pexels, bebas digunakan.
Mulai dari yang kecil, lalu tambahkan sesuai kebutuhan.
| Titik awal | Yang kamu butuhkan | Hasilnya |
|---|---|---|
| Satu HP | HP di tripod, laptop, dan koneksi internet | Shot lebar dengan skor dan logomu di layar, disiarkan ke YouTube atau Facebook dan direkam ke file |
| Dua sudut dan komentator | Kamera kedua (kamera IP, atau webcam yang masih terjangkau kabel dari laptop), ditambah mikrofon headset | Scene lebar dan scene close-up, seorang komentator, dan pergantian scene lewat hotkey atau dari aplikasi SplitCam Remote di perangkat lain |
| Camcorder atau DSLR (Windows) | Camcorder HDMI atau DSLR yang disambungkan lewat capture card, dan laptop yang tersambung ke listrik | Gambar dari kamera khusus, dengan lensa dan zoom sendiri, bukan dari HP |
Di Windows, sumber Replay dan layer Timer bisa ditambahkan pada titik awal mana pun.
Ini informasi umum, bukan nasihat hukum. Aturannya berbeda-beda, tergantung cabang olahraga, negara, kompetisi, dan platform, jadi tanyakan dulu ke klub, sekolah, liga, atau pengelola tempat pertandingan.
Menyiarkan pertandingan yang kamu selenggarakan sendiri, atau yang penyelenggaranya setuju untuk disiarkan, tidak sama dengan menyiarkan ulang siaran TV sebuah liga, sinyal TV berlangganan, atau livestream milik orang lain: untuk semua itu kamu perlu izin dari pemegang haknya. YouTube dan Facebook memeriksa livestream untuk mencari konten berhak cipta, dan di platform mana pun pemegang hak bisa mengirim pemberitahuan penghapusan konten. Di YouTube, stream yang cocok dengan siaran langsung lain bisa diganti dengan layar pengganti, diputus di tengah siaran, atau diakhiri, dan channel bisa terkena peringatan hak cipta. Kompetisi juga berbeda-beda soal siapa pemegang hak siarnya, jadi tanyakan.
Musik dari speaker GOR atau dari DJ ikut masuk ke stream-mu, dan itu musik milik orang lain. Platform bisa memblokir, membisukan, atau menghapus konten yang memakai musik tanpa lisensi yang sesuai, dan Twitch bisa membisukan video yang tersimpan. Pastikan mikrofon yang menangkap suara di GOR bisa langsung dibisukan, atau minta pengelola tempat mematikan musik selama permainan berlangsung.
Sebagian federasi dan liga meminta kamu memberi tahu tim lawan dan orang tua lebih dulu, sebagian mensyaratkan persetujuan tertulis dari orang tua, dan sebagian membatasi siapa yang boleh menonton. Periksa aturan federasi atau ligamu sendiri. Platform menambahkan aturannya sendiri: di YouTube, chat live dinonaktifkan kalau audiens disetel ke “dibuat untuk anak-anak”, dan stream dengan anak di bawah usia 16 tahun tanpa orang dewasa yang terlihat hadir bisa dihapus atau kehilangan chat-nya.
Tentukan sebelum live siapa yang boleh menonton, dan periksa pengaturannya di tempat kamu membuat siaran. Di YouTube, siaran “Pribadi” hanya bisa dilihat orang yang kamu undang, siaran “Tidak Publik” oleh siapa saja yang punya link, dan siaran “Publik” oleh semua orang; untuk akun orang dewasa, pengaturan bawaannya adalah “Publik”. Facebook dan platform lain punya pilihan sendiri.
Sebelum langkah 1: unduh dan pasang SplitCam (gratis), siapkan akun atau channel di platform yang kamu mau, misalnya YouTube atau Facebook, dan pastikan kamu boleh menyiarkan pertandingannya (lihat Sebelum live). Di YouTube, aktifkan fitur live streaming paling lambat sehari sebelum pertandingan pertama: untuk pertama kalinya, prosesnya bisa sampai 24 jam. Langkah 3 sampai 5 bisa dicoba di rumah dengan HP di atas meja. Di hari pertandingan, datanglah lebih awal, uji internet (langkah 1), pasang kamera dan pastikan gambarnya masuk ke scene-mu (langkah 2), lalu mulai live (langkah 6).
Uji kecepatan upload di tempat laptop akan diletakkan, pada jam yang sama dengan pertandingan: koneksi yang dipakai bersama bisa melambat saat tempat itu mulai dipenuhi penonton. Bitrate stream harus berada di bawah kecepatan upload-mu, dan YouTube menyarankan agar kamu menyisakan sekitar 20% darinya sebagai cadangan. Kalau Wi-Fi di tempat pertandingan lemah, sambungkan laptop dengan kabel, atau siapkan hotspot dari HP sebagai cadangan.
Taruh HP di tripod dalam posisi lanskap, di salah satu posisi kamera di atas. Di SplitCam, tambahkan sumber Kamera HP, scan kode QR dengan HP, lalu izinkan akses kamera dan mikrofon di browser-nya. Tidak ada yang diinstal di HP. Pairing berlangsung lewat server SplitCam; setelah itu video mengalir antara HP dan komputermu. Pastikan gambarnya tetap masuk dari titik tempat kamera nanti dipasang. Webcam atau kamera IP juga bisa dipakai, dan di Windows begitu pula camcorder HDMI atau DSLR yang disambungkan lewat capture card.
Scene adalah tumpukan layer. Mulai dengan satu scene: kamera memenuhi frame, layer teks untuk nama tim dan skor, serta layer gambar untuk logo klub atau sponsor. Itu sudah cukup untuk satu pertandingan penuh. Kalau kamu menambah kamera kedua untuk sudut lain, buat scene kedua dengan cara yang sama. Buat juga scene jeda, untuk jeda babak atau antarset, berisi judul atau gambar. Setiap layer milik scene-nya sendiri, jadi saat skor berubah, ubah di setiap scene yang akan kamu pakai. Skor diketik manual, karena SplitCam tidak mencatat skor untukmu. Kalau kamu lebih suka papan skor berbasis web, taruh alamatnya di layer Browser Web (di Mac namanya Browser), atau tangkap jendela aplikasi skor yang berjalan di laptop yang sama.
Mikrofon HP menangkap suara di GOR dan suara penonton. Untuk komentator, tambahkan mikrofon headset sebagai sumber tersendiri, lalu atur volume dan bisukan tiap sumber secara terpisah. Suara terikat pada scene tempat sumbernya ditambahkan, jadi pastikan setiap scene yang akan kamu pakai sudah punya suaranya. Jauhkan mikrofon komentator dari speaker GOR, dan pastikan mikrofon yang menangkap suara di GOR bisa langsung dibisukan saat musik diputar. Di Windows, aktifkan Tonjolkan mikrofon untuk mikrofon komentator: opsi ini menurunkan volume sumber lain saat kamu bicara, dan bereaksi terhadap suara apa pun, jadi pakailah headset.
Buka Pengaturan Stream dan tambahkan YouTube, Facebook, atau platform lain (lihat multistream): login lewat opsi yang ditawarkan aplikasi, atau tempel stream key. Setiap platform punya pengaturannya sendiri. Tambahkan semuanya sebelum mulai, karena di Windows platform tujuan tidak bisa ditambahkan saat siaran sedang berlangsung. YouTube juga memungkinkan kamu menjadwalkan siaran dan membagikan link-nya lebih dulu, supaya keluarga dan suporter tahu di mana siarannya akan tayang.
Mulai rekaman dulu, lalu klik Mulai Live (di Mac: Go Live!). Selama permainan, ganti scene dengan klik atau hotkey (di Windows, Alt+Shift+1 sampai 6 berfungsi dari jendela mana pun), perbarui teks skor, dan di Windows tekan hotkey Replay yang sudah kamu atur setelah gol atau poin. Saat jeda, pindah ke scene jeda. Di akhir pertandingan, hentikan stream lebih dulu, baru rekamannya. Di Mac, jangan tutup laptop selama streaming: stream-nya akan berhenti.
Tidak satu pun dari ini diperlukan untuk pertandingan pertama. Tambahkan satu per satu.
Layer teks menampilkan nama tim dan skor, dengan font, warna, dan garis tepi pilihanmu, dan angkanya kamu ubah sendiri. SplitCam tidak mengambil skor secara otomatis.
Tambahkan sumber Replay ke sebuah scene dan beri hotkey di Pengaturan. Tekan hotkey-nya setelah gol atau poin untuk memutar ulang 5 sampai 10 detik terakhir dari scene itu. Sumber ini juga punya pengaturan kecepatan. Replay hanya tersedia di Windows.
Buat satu scene untuk setiap sudut kamera dan ganti dengan klik, hotkey, atau aplikasi SplitCam Remote. Enam scene pertama mendapat hotkey. Di Windows kamu juga bisa memilih transisi di antara scene, seperti fade, slide, atau klip pendekmu sendiri. Selengkapnya tentang berganti kamera.
Taruh logo klub, banner sponsor, atau bar nama di bagian bawah gambar sebagai layer gambar. Layer slideshow bisa memutar beberapa gambar sponsor secara bergantian.
Layer Timer menghitung mundur dari waktu yang kamu atur. Taruh di scene jedamu: layer ini bisa mulai saat scene ditampilkan dan, saat mencapai nol, mengalihkan tampilan ke scene lain, misalnya scene pertandingan. Pakai untuk jeda, bukan sebagai jam pertandingan.
SplitCam merekam gambar akhir ke file sambil streaming, untuk dipakai pelatih dan pemain atau diunggah belakangan. Hasilnya satu file dengan gambar dan suara yang sama seperti stream, bukan file terpisah untuk tiap kamera.
Aplikasi SplitCam Remote di HP atau tablet kedua bisa mengganti scene, memulai dan menghentikan stream serta rekaman, dan mengatur audio di laptop. Di Windows ia juga bisa memulai tayangan ulang. Seorang relawan bisa melakukannya dari pinggir lapangan sementara laptop tetap di meja pencatat skor. Mengedit teks skor tidak termasuk aksi Remote yang terdokumentasi, jadi skor tetap harus diketik di laptop.
Jaga agar HP yang menjalankan Remote dan laptop berada di jaringan lokal yang sama. SplitCam untuk Mac bekerja dengan aplikasi SplitCam Remote di iPhone dan iPad. SplitCam Remote adalah aplikasi terpisah: lihat halamannya di toko aplikasi untuk ketentuannya.

Video tutorial singkat dari channel SplitCam sendiri. Video dimuat dari YouTube hanya setelah kamu menekan play.
Bisa, dengan bantuan laptop: HP menjadi kamera, sedangkan streaming-nya dijalankan oleh SplitCam di laptop. Tambahkan sumber Kamera HP, scan kode QR, dan gambar serta suara dari HP masuk ke scene-mu. Tidak ada yang diinstal di HP. Aplikasi SplitCam untuk iOS dan Android (beta) tidak dibahas di halaman ini.
Kamera (HP, webcam, atau, di Windows, camcorder HDMI dengan capture card), tripod, laptop dengan SplitCam, koneksi internet yang stabil dengan kecepatan upload yang cukup, dan akun atau channel di YouTube, Facebook, atau platform lain. Mikrofon headset untuk komentator dan orang kedua yang mengurus skor akan membuat stream lebih baik, tetapi kamu bisa mulai tanpa keduanya.
Tambahkan layer teks berisi nama tim dan skor lalu ubah secara manual, atau tampilkan papan skor web di layer Browser Web (di Mac namanya Browser). SplitCam tidak mencatat skor dan tidak mengambilnya secara otomatis.
Ada, di Windows: tambahkan sumber Replay ke sebuah scene, beri hotkey di Pengaturan, lalu tekan tombolnya untuk memutar ulang 5 sampai 10 detik terakhir dari scene itu. Sumber Replay hanya tersedia di Windows.
Tidak. SplitCam tidak mengikuti bola, menggerakkan kamera, atau berpindah sendiri ke kamera yang menyorot aksi: kamu sendiri yang mengganti scene, lewat klik, hotkey, atau aplikasi SplitCam Remote. Di Windows, layer Timer bisa mengalihkan tampilan ke scene lain saat hitung mundurnya habis, tetapi itu perpindahan terjadwal yang kamu atur sendiri. Kamera yang mengikuti permainan secara otomatis adalah produk terpisah; SplitCam hanya bisa menampilkan gambarnya jika kamera itu berfungsi sebagai salah satu sumber kamera yang didukung.
Tergantung. Aturannya berbeda-beda, tergantung cabang olahraga, negara, kompetisi, dan tempat pertandingan, jadi tanyakan ke klub, sekolah, liga, atau pengelola tempat sebelum streaming. Jangan menyiarkan ulang siaran TV sebuah liga atau stream milik orang lain: YouTube dan Facebook memeriksanya, dan pemegang hak bisa mengirim pemberitahuan penghapusan konten. Ini informasi umum, bukan nasihat hukum.
Yang menentukan adalah kecepatan upload, bukan kecepatan download. Bitrate stream-mu, semua platform digabung, harus berada di bawah kecepatan upload yang kamu ukur, dan YouTube menyarankan agar kamu menyisakan sekitar 20% darinya sebagai cadangan. Ukur di tempat laptop akan diletakkan, pada jam pertandingan.
Bisa. Tambahkan tiap platform di Pengaturan Stream dan, secara bawaan, video dikirim langsung dari komputermu ke setiap platform, dengan pengaturannya masing-masing. Tambahkan semua platform sebelum mulai live: di Windows kamu tidak bisa menambahkannya saat siaran sedang berlangsung.
Belum tentu. YouTube menyatakan bahwa mengaktifkan live streaming untuk pertama kalinya bisa memakan waktu sampai 24 jam, dan channel harus terverifikasi. Aktifkan beberapa hari sebelum pertandingan.
Sampai batas tertentu. Siapa yang boleh menonton diatur lewat pengaturan siaran di platformnya. Di YouTube, siaran “Pribadi” hanya bisa dilihat orang yang kamu undang, siaran “Tidak Publik” oleh siapa saja yang punya link (dan mereka bisa meneruskannya), dan siaran “Publik” oleh semua orang. Pilih salah satu dan periksa sebelum mulai live. Platform lain punya pilihan sendiri.
Bisa. SplitCam merekam gambar akhir ke file sambil streaming: satu file dengan gambar dan suara yang sama seperti stream, bukan file terpisah untuk tiap kamera.
Scene, Kamera HP, layer teks dan gambar, layer Browser (di Windows bernama Browser Web), hotkey, rekaman, dan streaming ke beberapa platform berfungsi di Windows maupun macOS. Sumber Replay, hitung mundur layer Timer beserta aksi saat hitung mundurnya berakhir, transisi scene, dukungan capture card, wizard pengaturan dengan uji kecepatan upload, dan opsi untuk menurunkan sumber lain saat kamu bicara hanya dijelaskan untuk Windows di catatan rilis SplitCam.
Bisa. Tidak ada fitur SplitCam yang bergantung pada cabang olahraganya, dan bola voli, bola basket, sepak bola, serta bola tangan hanyalah contoh. Pengaturan yang sama cocok untuk bisbol, softbol, hoki, rugbi, tenis, gulat, renang, atletik, senam, seni bela diri, serta kompetisi tari atau cheerleading. Untuk olahraga apa pun, shot lebar dari posisi tinggi di tengah sisi lapangan, dengan matahari atau jendela terang berada di belakang kamera, adalah awal yang baik.
Sering kali bisa, tetapi tanyakan dulu. Sekolah, klub, atau liga bisa punya aturan sendiri soal merekam dan menyiarkan anak-anak, jadi tanyakan sebelum pertandingan, dan beri tahu orang tua tim lawan kalau aturannya memintanya. Pengaturannya sama seperti pertandingan lain: HP di tripod sebagai kamera dan SplitCam di laptop. Kalau hanya keluarga yang boleh menonton, setel stream ke “Tidak Publik” di YouTube lalu kirimkan linknya, atau setel ke “Pribadi” lalu undang mereka lewat email; Facebook dan platform lain punya pilihan sendiri.
Perlakukan tiap pertandingan sebagai stream tersendiri dengan pengaturan yang sama: kamera, SplitCam di laptop, dan platform-mu. Sebelum hari H, minta izin penyelenggara dan minta jadwalnya, lalu uji internet di tempat pertandingan saat sudah penuh orang, karena koneksi yang dipakai bersama bisa melambat. Di YouTube kamu bisa menjadwalkan tiap stream lebih dulu dan membagikan link-nya, supaya keluarga dan suporter tahu di mana setiap pertandingan bisa ditonton.
SplitCam untuk Windows dan macOS bisa diunduh gratis: tanpa kartu kredit, tanpa watermark, tanpa paket berbayar.
⬇ Unduh Gratis