Panduan lengkap langkah demi langkah. SplitCam gratis akan jadi encoder kamu — tanpa registrasi, tanpa kartu, tanpa watermark pada stream. Susun scene, ganti sumber, go live di 1080p 60fps. Bonus: satu stream tayang ke YouTube + Twitch sekaligus.
Dari nol sampai live — sekitar 5 menit. Diuji di Windows 11 dan macOS 14; di platform lain caranya persis sama.
SplitCam adalah studio streaming gratis yang sudah bisa berkomunikasi dengan YouTube: alamat RTMP-nya sudah tertanam di preset siap pakai, tak perlu mengetik apa pun. Penginstalnya ringan dan jalan di Windows 10/11, macOS 11+, iOS 16+, dan Android 8+. Tanpa akun, tanpa kartu, tanpa batas waktu.
Buka SplitCam lalu tarik sumber ke kanvas: webcam — untuk shot wajah, Game Capture — untuk game DirectX/OpenGL, Screen Capture — untuk tutorial dan reaction, Browser Source — untuk overlay, plus gambar, klip, atau sudut kedua dari ponsel lewat Wi-Fi.
Susun layer-layer itu jadi beberapa scene bernama — Intro, Utama, Just Chatting, BRB — dan pasang masing-masing ke hotkey (F1, F2…). Saat live, kamu berpindah antar scene secara instan, dan untuk tampilan lebih sinematik jalankan transisi Fade / Luma Wipe / Slide.
Buka studio.youtube.com → tekan Buat (pojok kanan atas) → Mulai siaran langsung. Di menu kiri, buka tab Streaming.
Isi judul, deskripsi, dan kategori siaran. Di panel pengaturan sebelah kanan, salin Stream key (bentuknya seperti xxxx-xxxx-xxxx-xxxx-xxxx).
Di SplitCam, buka Stream Settings → pilih YouTube (sudah disetel). Tempelkan stream key di kolomnya. Tekan 'Test connection' — centang hijau berarti semuanya tersambung.
Encoder perangkat keras SplitCam terdeteksi sendiri saat dijalankan — NVENC di kartu Nvidia, QuickSync di chip Intel, AMF di AMD — jadi pengaturan encoding biasanya tak perlu disentuh sama sekali. Encoding berpindah ke chip kartu grafis, dan prosesor tetap lega untuk game atau aplikasi yang kamu live-kan. Acuan bitrate ada di bawah:
| Resolusi | Frame rate | Bitrate |
|---|---|---|
| 1080p | 60 fps | 4500–9000 Kbps |
| 1080p | 30 fps | 3000–6000 Kbps |
| 720p | 60 fps | 2250–6000 Kbps |
| 720p | 30 fps | 1500–4000 Kbps |
Di SplitCam, tekan tombol besar 'Go Live'. Stream mulai mengalir ke YouTube. Sekitar 10–15 detik kemudian, pratinjau menyala di YouTube Studio — di sana kamu melihat stream-mu.
Begitu preview sudah pas, tekan 'Mulai siaran langsung' di YouTube Studio (pojok kanan atas). Sejak detik itu, penonton bisa melihat stream-mu. Kamu sudah live.
SplitCam punya multistream bawaan. Setelah langkah 4, selain YouTube, centang juga Twitch / Facebook Live / Kick / TikTok Live. Tempelkan stream key masing-masing. Satu tekan 'Go Live' — dan semua platform yang dipilih menerima stream sekaligus.
Tanpa perantara cloud dan tanpa biaya bulanan. Stream mengalir langsung dari komputer kamu ke server penerima tiap platform. Alternatif gratis untuk Restream ($19/bln) dan StreamYard ($25/bln). 84+ platform sudah disetel.
Cara kerja multistreamHal yang dilakukan streamer berpengalaman secara otomatis, tapi sering terlewat pemula.
Selalu mulai dengan mikrofon mati, lalu nyalakan saat sudah siap. Menyelamatkanmu dari celetukan "ini nyala nggak sih?" yang terlanjur tayang.
Ethernet untuk live selalu lebih stabil daripada Wi-Fi. Kalau terpaksa pakai Wi-Fi — duduklah lebih dekat ke router dan gunakan pita 5 GHz.
Di YouTube Studio, set siaran pertama ke akses 'Tidak publik'. Cek suara, gambar, dan komposisi. Begitu semua oke — ganti ke akses publik.
Replay Source di SplitCam menyimpan 5–10 detik terakhir scene dan menayangkannya lewat hotkey. Slow-mo instan atau ulangan momen game yang keren.
SplitCam menampilkan beban encoder, frame drop, dan bandwidth langsung saat siaran. Begitu ada masalah, turunkan kualitas sedikit: 1080p yang sedikit lebih lembut lebih baik daripada siaran tersendat.
Susun minimal 3 scene: 'Segera mulai' / siaran / 'Sebentar lagi balik'. Perpindahan antar scene membuat tampilan tetap hidup dan profesional.
OBS Studio adalah standar industri, tapi dengan kurva belajar. Inilah letak SplitCam menghemat waktu khusus untuk skenario YouTube.
| Yang penting bagi YouTuber | SplitCam (gratis) | OBS Studio (gratis) |
|---|---|---|
| YouTube sudah disetel | ✓ Satu klik | Setel encoder manual |
| Multistream ke Twitch + YouTube | ✓ Built-in | Butuh plugin |
| Beauty filter dan background AI | ✓ Built-in | Tidak ada |
| Kurva belajar | Rendah | Lebih tinggi |
Sudah pakai OBS? SplitCam mengimpor scene OBS kamu dalam satu klik, jadi pindahnya cuma semenit. Butuh rincian fitur demi fitur — encoder, open source, ekosistem plugin, dan lainnya? Lihat perbandingan lengkap SplitCam vs OBS →
Ya — gratis selamanya. Tanpa watermark pada stream, tanpa fitur yang dikunci di balik langganan. Multistream, 1080p 60fps, pergantian scene, dan kamera virtual semuanya tersedia sejak peluncuran pertama. Kamu tetap menyimpan 100% pendapatan YouTube-mu.
Untuk 1080p 30fps: 3000–6000 Kbps. Untuk 1080p 60fps: 4500–9000 Kbps. Untuk 720p: 1500–4000 Kbps. Upload Speed Test bawaan SplitCam memeriksa kanal kamu sebelum go live.
Ya. Di Stream Settings, centang YouTube dan Twitch (atau platform lain), tempel stream key masing-masing, lalu tekan Go Live sekali — SplitCam menyiarkan secara peer-to-peer ke setiap tujuan yang dipilih sekaligus. Tanpa server cloud, tanpa biaya bulanan. Selengkapnya di panduan multistream.
Kamu butuh akun YouTube terverifikasi (verifikasi nomor telepon) dan tanpa pembatasan live dalam 90 hari terakhir. Untuk live dari ponsel, perlu 50+ subscriber. Untuk live dari komputer tak ada syarat subscriber — akun terverifikasi mana pun bisa go live.
Untuk kebanyakan YouTuber, SplitCam menuntaskan tugasnya sendiri: kamera virtual, background AI, multistream, dan pergantian scene semua built-in, dan ia bisa membaca koleksi scene OBS yang sudah kamu susun. Bagi yang bergantung pada plugin OBS tertentu, mungkin lebih nyaman tetap di OBS.
Tak terasa di mata. SplitCam menyerahkan encoding ke perangkat keras khusus di kartu grafis — NVENC di Nvidia, QuickSync di Intel, AMF di AMD — encoder dipilih otomatis saat dijalankan. Prosesor dan inti render utama tetap untuk game, jadi frame rate terjaga; kebanyakan konfigurasi cuma kehilangan 0–3% FPS.
Ya — SplitCam untuk iOS dan Android live streaming di YouTube langsung dari ponsel. Untuk live dari ponsel, YouTube mewajibkan 50+ subscriber di channel. Kanvas potret 9:16 di ponsel aktif secara default — pas untuk YouTube Shorts Live.
Sisihkan sekitar 5 menit untuk pertama kali — pasang SplitCam, tambahkan kamera, tempel stream key YouTube. Setelah itu semuanya tersimpan, dan siaran berikutnya mulai hampir instan: buka aplikasi, tekan 'Go Live', konfirmasi di YouTube Studio.
Unduh gratis. Tanpa kartu, tanpa registrasi, tanpa watermark. Semua fitur terbuka sejak peluncuran pertama — di sini memang tak ada versi berbayar.
⬇ Unduh Gratis